Selasa, 28 Juli 2015

Bangun Tidur

Jam selalu berdetak berbunyi tik tik akan tetapi alarm lebih bergemang melantunkan nada nya hingga bergetar getar namun ku masih tetep bermimpi entah mimpi apa yang menjadi obat tidur ku hingga sangat pulas ...

Lebih jauh lebih dalam aku pun terbangun ternyata sekarang sudah ada air yang menyiram ke wajah ku dan sapu ijuk yang membelai kulitku , aku kaget ternyata malaikat yang membangunkan ku , Ibu ku ...

Aku langsung bergegas mengisi pagi hari ku eh siang itu, ternyata aku bangun terlalu siang hari ini , handphone ku pun sudah menjadi kosong batre nya habis karna alarm dan puluhan misscall serta lebih puluhan PING!!! yang memanggil  aku "syah" ..

Hidup di usia muda tak terlalu banyak foya foya untuk ku mungkin usia muda ku lebih banyak tidur, aku sadar itu tapi tak pernah bisa ku ubah , insomnia selalu menjadi alasan bagi ku walau ku tahu aku tak ingin terbangun disaat yang lain tidur dan aku tertidur di saat yang lain terbangun , aku merasa seperti malam ku sunyi sepi dan sendiri ...

Di saat ku bangun dan sadar bahwa tahun ini aku kehilangan banyak orang tersayang , sahabat dan teman temanku pergi jauh dr kota ini dan bahkan dunia ini , dan akhirnya aku pun di tinggalkan oleh wanita terkasih yang pernah menyayangi ku dan akhirnya kini aku sendiri , hidup ku berantakan bukan tentang insomnia lagi . Ini lebih dari itu ...

Aku sempat senang dengan janji yang di ucapkannya tp itu membawa ku kepada kenangan yang semakin membuat ku sakit, akhirnya ku sadari, aku bukan lagi yang ia mau semua ucapannya hanya membuat aku tersenyum untuk sesaat , hidup ku di ambang jilid dua setelah aku pernah lolos dr kematian waktu terkena sakit DBD. Badan ku langsung drop parah seluruh tubuh ku dingin di karenakan terlalu banyak angin yang ada di dalam tubuh ku , sekitar 4 hari total tidur saya hanya 10 jam dan engga pernah makan hanya berbungkus bungkus filter dan kopi menjadi teman sedih ku ...

Aku berdoa aku pasrahkan hidupku kepada Nya , jika umur ku sampai sini maka aku memohon jangan ada yang menangisi ku ketika aku di makamkan , aku tak mau mengetahui seberapa berarti hidupku bagi orang lain setelah aku meninggal ...

Namun, Allah masih belom mau aku pulang , mungkin aku belom cukup untuk bisa masuk ke surga Mu , aku diberi pertolongan badan ku semakin membaik dan aku terjaga selama tidur ku , aku dapat mimpi yang indah . Mimpi yang membuat ku punya niat untuk maju dan akhirnya ku putuskan untuk bangkit . Bagi ku ini semua tak lebih sebuah paradoks hidup ...

Ketika ku dalam masa sulit aku sungguh senang memiliki banyak teman yang mau menemani ku menghibur ku , mereka menjadi sebagian potongan semangat untukku sebagai acuan kalo aku masih berarti ...

Di saat itu aku sendiri aku membuka twitter yang sudah lama terkunci aku menemukan referensi baru , aku membaca tulisan pemikiran sujiwo tejo dan cak nun itu seperti membuat logika ku terbuka dan bermain sekarang untuk menajamkan daya pikiran ku ...

Sekarang, aku sangat berterima kasih kepada Allah SWT karena telah membangunkan ku dari tidur dan memberiku mimpi , aku hanya akan mengikuti alur yang di berikan mengikuti kemana aku harus kembali ... Aku percaya Allah menyiapkan sesuatu yang indah di depan untuk ku sekarang aku hanya perlu memperbaiki diri yang kotor akan dosa ...

Tak usah kau tertunduk dan menyedihkan diri sendiri dan tak usah pula kau menjadi seseorang yg munafik karena sekarang kejujuran adalah hal yang paling mahal di dunia ini jika kau jujur sungguh kau lebih indah dan mahal daripada sebongkah berlian ...

Sekarang saatnya kita harus memiliki mimpi gapailah mimpi itu jangan pernah menyerah :)

" Senang dan Duka mu tak usah kau lupakan simpanlah sebagai kenangan ketika kau mengingatnya kembali itulah yang membuat mu tersenyum dan tertawa "

Perpisahan dan Kenangan

Ketika semua berlalu kurang lebih 1 setengah tahun kita bersama akhirnya kau mengucapkan kalimat perpisahan , sebuah kalimat yang tak pernah aku ingin ucapkan atau aku ingin dengar dari mu ...

Kurang lebih 2 minggu lalu jarak kita pernah sedekat matahari dan merkurius sekarang bagaikan matahari dan pluto ...

Tapi aku belajar banyak tentang rasa dari mu aku senang selama bersama kita saling percaya tak ada gangguan dr orang ketiga dalam hubungan walau sekarang entah bagaimana tapi aku dapat motivasi lebih untuk memperbaiki diri menjadi yang lebih baik ...

Tak ingin aku mengulangi kesalahan dan ingin ku untuk memperbaiki sikap agar menjadi pribadi yang lebih baik untuk esok hari dan seterusnya ...

Sebenernya ku ingin tetap berbagi tawa dan canda bersama mu, tangis dan air mata mu ingin selalu ku usap, walau nyata nya komunikasi pun sudah tidak kita lakukan ...

Pada akhirnya perpisahan pun terjadi aku harus mengikhlaskan mu aku tak pernah ingin menjadi sesuatu yang menekan hidup mu , kau tahu "Bahagia itu sederhana" itu adalah prinsip ku menjalani hidup. Jadi , menurut ku kesederhanaan itu dapat menjadi fleksibel seperti "aku pun harus bahagia melihat kau bahagia" ...

Sekarang kita harus sama sama bangkit mungkin banyak masalah yang datang kemarin menerjang kita bagaikan sebuah gelombang tsunami yang menerjang secara bertahap , tapi kita harus berbenah diri dan menyusun kembali hidup ini ...

Aku tahu aku salah dan menyesali kepergianmu walau penyesalan takkan pernah dapat memanggil nama mu untuk kembali lagi tapi aku bukan orang yang mau melupakan biarkan semua menjadi kenangan karna seseorang akan tetep hidup didalam kenangan orang lain , semoga tali silaturahmi dapat berjalan terus ...

Akhir nya aku hanya dapat mengucapkan maaf dan terima kasih banyak atas semua waktu dalam hidup mu yang kau luangkan bersama ku , aku tahu aku takkan dapat memberi kembali waktu mu itu . Semoga kau dapat lebih bahagia , kau dapat menjadi floor director , menjadi crew tv , menggapai semua mimpi mu, menjadi anak yang dibanggakan keluarga dan menjadi wanita yang berguna untuk nusa dan bangsa ...

Tulisan ini ku tulis di saat hujan turun untuk pertama kali nya sejak kita berpisah :(

Untuk mu, Septiani Rachmawati

Selasa, 18 Maret 2014

SR

Robbie Mcauley dalam lagu nya yang berjudul "Teach me how to dream" berkata :
"Why I'm lonely time to time"  (Mengapa saya kesepian dari waktu ke waktu)

Tidak di pungkiri, manusia merupakan makhluk hidup yang paling membingungkan di muka bumi ini. Datang hujan minta panas, di kasih panas pengen hujan. Sebagian orang bosen dengan kesendiriannya dan sebagian orang lebih memilih ingin sendiri. Tujuannya hanya satu yaitu, bahagia. Ada yang bilang "Gua bahagia kalo sendiri" terus abis itu dia bilang lagi "Gua pasti bisa lebih bahagia kalo sama si dia (nunjuk cermin) ternyata lagi ngaca"

Masalah nya adalah tolak ukur kebahagian itu sangat rumit. Semua orang bermacam macam menjawabnya untuk alasan kebahagian ini. Katanya sih "Bahagia itu sederhana" itu kan katanya. Bahkan tolak ukurnya bisa lebih fleksibel misalnya hari ini dia bilang "gua bahagia asal makan sehari 3 kali" besoknya setelah berhasil makan sehari 3 kali di bilang lagi "gua bahagia cukup dengan makan sehari 3 kali di restoran mahal" besoknya lagi lebih fleksibel "gua bahagia makan sehari 3 kali di suapin sama pevita pearce" yaa seperti itulah fleksibelitasnya tolak ukur kebahagian

Semua orang bisa bahagia naik mobil mewah sekelas Ferrari, tapi yg bahagia dengan naik sepeda, hanya orang-orang tertentu. Semua orang bisa bahagia punya makanan berlimpah, tapi hanya penyanyi dangdut sekelas Hamdan Att – maafkan untuk referensi saya – yang bisa bahagia makan sepiring berdua. Semua bisa bahagia kalau dapat pacar macem pevita pearce, tapi saya yakin perjuanganmu luar biasa untuk tetap bahagia dengan pacar yang sekarang.

Karena kakek-kakek kita dan parah pahlawan berjuang untuk kemerdekaan bangsa dan para cucu nya pemuda saat ini berjuang untuk kemerdekaan hatinya dari belenggu kesepian (perjuangan beda tipis).

Akhir pesan dari tulisan ini, Semoga apa yang telah semua di perjuangin dalam sesuatu hal yang positif pastinya dalam kehidupan kita dapat menjadi kebaikan di masa depan kelak. Dan jika anda sendiri gausah takut akan berjuang lebih baik sendiri daripada bersama dengan orang yang salah hingga nanti akan ada semangat baru yang menuntun anda ke tempat yang lebih berkilau.

Ini adalah tulisan pertama saya ketika saya punya semangat baru :) 03 03 2014

Sabtu, 08 Februari 2014

Kawan, Kisah indah pada usia muda

Manusia adalah makhluk sosial yang berarti manusia tak bisa hidup sendiri di dunia ini, pasti memerlukan manusia lain untuk memenuhi kebutuhannya. Ada saudara, tetangga, lingkungan RT, lingkungan sekolah, lingkungan kerja, dll. Di satu sisi pasti ada orang lain seperjuangan yang senasib mau satu desa, satu sekolah sampai satu bangsa bahkan sampai lintas negara yang memiliki ikatan kuat seperti saudara yaitu ikatan persahabatan. Di usia muda selain kisah cinta monyet , kisah bersama kawan-kawan adalah masa yang lebih indah. Kawan yang baik adalah kawan yang selalu mengajak ke jalan kebaikan atau sebaliknya kamu yang mengajak kawan mu. Tapi saya tak mau membahas itu terlalu jauh, hanya secara umum saja. Karena, ada kala kisah seperti di hukum bareng, berbuat jahil bersama, bandel bersama dapat mengandung makna yang mengharukan sisi kemanusian tetapi kejelakan dari perbuatan itu tak perlu di tiru. Mungkin saat ini lebih banyak anak muda yang hanya memikirkan pacaran dan terus pacaran, dia hanya datang kepada temannya di saat marahan, baru putus, atau sedang ada masalah tetapi selalu menghilang pada saat bahagia, tetapi kawan nya pasti akan tetap menerimanya datang kembali tanpa pernah memusuhinya. Well, cerita persahabatan takkan pernah dibilang sahabat jika tak ada halangan atau masalah yang datang dan dapat di lalui bersama. Saya mengutip dari sebuah kisah "Persahabatan seharusnya tidak seperti mesin kaleng, kau bisa melepas dahaga jika kau memasukkan uangmu, tapi tanpa uang kau tak mendapatkan apapun karena uang tak bisa membeli hati manusia" Jadi, salah arti apabila berfikir dengan harta akan dapat membeli persahabatan. Ketika kau ada masalah dan kau tak berani bilang kepada siapapun pasti disana ada sahabat yang dapat membuatmu bisa meluapkan semua masalah dan membantu menyelasaikannya. Hidup dengan banyak teman pasti menyenangkan tapi jika tak ada satu orang yang membenci mu , kau sedang melakukan tindakan yang membosankan. Itu pernah dikutip dari seorang sammy "notaslimboy" dia bilang "If nobody hates you, you're do something boring" karena pasti ada saja manusia yang berselisih paham dan menimbulkan persaingan yang keras. 
Ada peribahasa seperti ini, Curiga 1x terhadap musuh dan curiga 3x terhadap teman. Kenapa pada peribahasa ini disuruh curiga 3x terhadap teman ? karena teman lebih mengetahui diri kita daripada musuh.Tetapi yang namanya sahabat tak seharusnya menikam sahabat sendiri. Walau hati manusia dapat berubah seiring berjalannya waktu dan perpisahan yang dialami. Tapi, untuk semua teman-teman, kawan-kawan, sahabat-sahabat saya apabila kalian membaca ini saya ingin menunjukka, "saya bengga kalian ada dalam kisah hidup saya". Semua kisah yang di lalui menjadi masa yang akan saya paling rindukan. Jika dalam pacaran kisah takkkan pernah selama seperti bersahabat, dengan sahabat sudah lebih berbelas-belas tahun saya lalui, semoga sampai nanti. Arti sahabat itu akan selalu berbeda beda karena dengan seiring kisah yang di lalui akan melahirkan kepercayaan sendiri dari kepercayaan itu lah yang menimbulkan arti sahabat. tapi satu yang pasti jangan pernah mencari teman dengan latar belakang tapi lihat dari tindakan.


Kamis, 06 Februari 2014

Napak Tilas Kehidupan

Ada sebuah cerita yang datang dari suatu pengalaman. Ada sebuah harapan yang datang dari suatu mimpi. Ada rasa kecewa yang datang dari suatu harapan. Prinsip "sebab-akibat" selalu terus berulang dalam setiap hembus nafas manusia. Ada seseorang yang mengeluh akan hidupnya, mendapatkan momen yang membuatnya merasa hidupnya dengan takdir terburuk. Dan saya pernah merasakannya (mungkin setiap manusia pun pernah). Tapi pernakah kamu berfikir jika kamu mendapatkan sesuatu peristiwa yang buruk itu bisa saja bermula dari perbuatan yang buruk dari yang kamu lakukan bahkan walaupun itu sudah jauh hari terjadi. Misalnya, ada seseorang yang cuti bekerja untuk pulang kampung menjenguk keluarga, selama di perjalanan menggunakan angkutan umum (bisa bus, kereta, dll) ada pengemis/pengamen yang dateng meminta sedikit rezeki tapi ia tak mengeluarkan uangnya untuk memberi mereka sepeserpun (sedikitpun). Selama di kampung ia menghabiskan uangnya untuk pergi bersama keluarga dan menyisakan hanya biaya tunai untuk ongkos pulang. Ketika tibanya untuk pulang dan tanpa ia pernah diduga ketika di tengah perjalanan ia mengalami penjambretan tas kecil (tas tukang kredit hehe) yang berisi dompet, gadget, atm, kartu2 penting semuanya berada didalamnya dan hilang bersama si penjambret yang berlari kencang dan menghilang di bawa arah angin. Walau ia berlari turun dari kendaraan untuk mengejar dan akhirnya gagal karena penjambret yang bekelompok, ada yang mempunyai tugas untuk membantu pelarian. Si korban pun terdiam berfikir, bingung, uangnya pun kurang karena ia sudah turun dari angkutan umum, butuh waktu lama untuknya mencari bantuan sehingga tidak dapat pulang tepat waktu. Sampe rumah tiba kelelahan tidak masuk kerja. Bagaikan jatuh tertimpa tangga nyebur ke empang, ia pun di telepon oleh atasannya dan diberhentikan dari pekerjaan yang sudah bertahun-tahun lamanya ia bangun.
Setiap orang pasti ada kisah yang berbeda dengan latar belakang yang timbul berbeda pula, tapi itu hanya sebagai pendapat saya. Berawal dari filosofi "Apa yang kita tanam hari ini adalah apa yang akan kita petik kelak" , setiap waktu yang kita lalui seperti terhubung selalu tak pernah putus. Jika yang kita tanam baik maka hasilnya akan baik pula. Jadi, tak perlu berprasangka buruk terhadap sang pencipta , tugas kita hanya berbuat baik terus sepanjang hidup walau manusia merupakan tempatnya "lupa dan salah". 
Menurut saya, Cobaan/masalah itu seperti jalan berlubang/rusak di jalanan yang selihai-lihai nya kita coba untuk hindari pasti kita juga harus siap menerimanya dengan mengurangi kecepatan kendaraan. Dengan mempersiapkan diri kita bisa meminimalisir resiko yang akan terjadi jadi karena hidup itu adalah resiko kalau tak mau punya resiko hidup ya tak usah hidup. Dengan adanya masalah itu kita mendapatkan pengalaman yang berharga. Seperti halnya ketika kita mengenai lubang pada hari ini akan membuat kita tahu dan dapat menghindarinya di esok hari , dari sinilah bukti bahwa "pengalaman adalah guru terbaik" karena itu adalah realitas yang dihadapi langsung tanpa perantara.


This is my first note, I need suggest to make me better

Regards, Ahmad Nurmansyah