Selasa, 28 Juli 2015

Perpisahan dan Kenangan

Ketika semua berlalu kurang lebih 1 setengah tahun kita bersama akhirnya kau mengucapkan kalimat perpisahan , sebuah kalimat yang tak pernah aku ingin ucapkan atau aku ingin dengar dari mu ...

Kurang lebih 2 minggu lalu jarak kita pernah sedekat matahari dan merkurius sekarang bagaikan matahari dan pluto ...

Tapi aku belajar banyak tentang rasa dari mu aku senang selama bersama kita saling percaya tak ada gangguan dr orang ketiga dalam hubungan walau sekarang entah bagaimana tapi aku dapat motivasi lebih untuk memperbaiki diri menjadi yang lebih baik ...

Tak ingin aku mengulangi kesalahan dan ingin ku untuk memperbaiki sikap agar menjadi pribadi yang lebih baik untuk esok hari dan seterusnya ...

Sebenernya ku ingin tetap berbagi tawa dan canda bersama mu, tangis dan air mata mu ingin selalu ku usap, walau nyata nya komunikasi pun sudah tidak kita lakukan ...

Pada akhirnya perpisahan pun terjadi aku harus mengikhlaskan mu aku tak pernah ingin menjadi sesuatu yang menekan hidup mu , kau tahu "Bahagia itu sederhana" itu adalah prinsip ku menjalani hidup. Jadi , menurut ku kesederhanaan itu dapat menjadi fleksibel seperti "aku pun harus bahagia melihat kau bahagia" ...

Sekarang kita harus sama sama bangkit mungkin banyak masalah yang datang kemarin menerjang kita bagaikan sebuah gelombang tsunami yang menerjang secara bertahap , tapi kita harus berbenah diri dan menyusun kembali hidup ini ...

Aku tahu aku salah dan menyesali kepergianmu walau penyesalan takkan pernah dapat memanggil nama mu untuk kembali lagi tapi aku bukan orang yang mau melupakan biarkan semua menjadi kenangan karna seseorang akan tetep hidup didalam kenangan orang lain , semoga tali silaturahmi dapat berjalan terus ...

Akhir nya aku hanya dapat mengucapkan maaf dan terima kasih banyak atas semua waktu dalam hidup mu yang kau luangkan bersama ku , aku tahu aku takkan dapat memberi kembali waktu mu itu . Semoga kau dapat lebih bahagia , kau dapat menjadi floor director , menjadi crew tv , menggapai semua mimpi mu, menjadi anak yang dibanggakan keluarga dan menjadi wanita yang berguna untuk nusa dan bangsa ...

Tulisan ini ku tulis di saat hujan turun untuk pertama kali nya sejak kita berpisah :(

Untuk mu, Septiani Rachmawati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar