Kamis, 30 Juli 2015

Amarah, senyum dan air mata

Hati ku naik turun seperti pasang surut ombak , aku mencoba berpikir positif . Namun pikiran negatif terus bermunculan aku masih ga percaya kalo dirinya begitu , apa setega itu membohongiku ???

Aku mungkin manusia yang terlalu peduli , aku tak bisa bersikap bodo amat terhadap apapun mungkin itu yang membuat ku sakit ...

Saya gak tau apa yang ia lakukan apa yang ia sembunyikan apa dia menjadikan saya hanya pilihan walau ketika saya masih bersama nya , entah lah seperti apa yang di rasa hatinya saya masih gatau ...

Jika terus seperti ini tanpa kejelasan atau penjelasan yang sejujurnya dan darinya apa yang harus saya lakukan ? Saya hanya bisa bermain bersama teman teman untuk menghibur pikiran saya bukan hati saya ..

Kau sungguh membuat ku rindu tapi apa artinya rindu yang di kecewakan , aku masih belom mengerti apa yang kau pikirkan dan kau rasakan walau aku sudah bilang sejujurnya yang ku rasakan sungguh aku berharap kejujuran dari mu walau aku tahu aku akan kecewa terhadap kejujuran mu . Kenapa ku kecewa ? Kenapa kau tak jujur dari awal ... Jika bener kau telah berpaling lebih baik jujur tak usah berbohong karena itu membuat ku takut . Takut kau mengulangi nya lagi aku tak ingin merasakan hal yang sama seperti kemarin , aku cuma ingin kejujuran dari mu .. Kau tahu menunggu mu disini membuat ku seperti apa ? Seperti angin yang merindukan hujan namun hanya gerimis yang turun . Jika kau ingin pergi lebih baik bilang jangan kau ingin pergi nunggu jemputan terlebih dahulu baru kau benar benar meniggalkan ku ... Karena rasa sakitnya dua kali lipat karena aku tau kau membuat aku menjadi pilihan yang entah nomor keberapa dan kau kecewakan lalu kau pergi

Jika memang kau tak ingin pergi maka kau bilang pada ku jangan kau biarkan aku hanya menerka nerka melihat kau bersamanya , sesungguhnya perasaan rindu ini tak ada obatnya

Selasa, 28 Juli 2015

Bangun Tidur

Jam selalu berdetak berbunyi tik tik akan tetapi alarm lebih bergemang melantunkan nada nya hingga bergetar getar namun ku masih tetep bermimpi entah mimpi apa yang menjadi obat tidur ku hingga sangat pulas ...

Lebih jauh lebih dalam aku pun terbangun ternyata sekarang sudah ada air yang menyiram ke wajah ku dan sapu ijuk yang membelai kulitku , aku kaget ternyata malaikat yang membangunkan ku , Ibu ku ...

Aku langsung bergegas mengisi pagi hari ku eh siang itu, ternyata aku bangun terlalu siang hari ini , handphone ku pun sudah menjadi kosong batre nya habis karna alarm dan puluhan misscall serta lebih puluhan PING!!! yang memanggil  aku "syah" ..

Hidup di usia muda tak terlalu banyak foya foya untuk ku mungkin usia muda ku lebih banyak tidur, aku sadar itu tapi tak pernah bisa ku ubah , insomnia selalu menjadi alasan bagi ku walau ku tahu aku tak ingin terbangun disaat yang lain tidur dan aku tertidur di saat yang lain terbangun , aku merasa seperti malam ku sunyi sepi dan sendiri ...

Di saat ku bangun dan sadar bahwa tahun ini aku kehilangan banyak orang tersayang , sahabat dan teman temanku pergi jauh dr kota ini dan bahkan dunia ini , dan akhirnya aku pun di tinggalkan oleh wanita terkasih yang pernah menyayangi ku dan akhirnya kini aku sendiri , hidup ku berantakan bukan tentang insomnia lagi . Ini lebih dari itu ...

Aku sempat senang dengan janji yang di ucapkannya tp itu membawa ku kepada kenangan yang semakin membuat ku sakit, akhirnya ku sadari, aku bukan lagi yang ia mau semua ucapannya hanya membuat aku tersenyum untuk sesaat , hidup ku di ambang jilid dua setelah aku pernah lolos dr kematian waktu terkena sakit DBD. Badan ku langsung drop parah seluruh tubuh ku dingin di karenakan terlalu banyak angin yang ada di dalam tubuh ku , sekitar 4 hari total tidur saya hanya 10 jam dan engga pernah makan hanya berbungkus bungkus filter dan kopi menjadi teman sedih ku ...

Aku berdoa aku pasrahkan hidupku kepada Nya , jika umur ku sampai sini maka aku memohon jangan ada yang menangisi ku ketika aku di makamkan , aku tak mau mengetahui seberapa berarti hidupku bagi orang lain setelah aku meninggal ...

Namun, Allah masih belom mau aku pulang , mungkin aku belom cukup untuk bisa masuk ke surga Mu , aku diberi pertolongan badan ku semakin membaik dan aku terjaga selama tidur ku , aku dapat mimpi yang indah . Mimpi yang membuat ku punya niat untuk maju dan akhirnya ku putuskan untuk bangkit . Bagi ku ini semua tak lebih sebuah paradoks hidup ...

Ketika ku dalam masa sulit aku sungguh senang memiliki banyak teman yang mau menemani ku menghibur ku , mereka menjadi sebagian potongan semangat untukku sebagai acuan kalo aku masih berarti ...

Di saat itu aku sendiri aku membuka twitter yang sudah lama terkunci aku menemukan referensi baru , aku membaca tulisan pemikiran sujiwo tejo dan cak nun itu seperti membuat logika ku terbuka dan bermain sekarang untuk menajamkan daya pikiran ku ...

Sekarang, aku sangat berterima kasih kepada Allah SWT karena telah membangunkan ku dari tidur dan memberiku mimpi , aku hanya akan mengikuti alur yang di berikan mengikuti kemana aku harus kembali ... Aku percaya Allah menyiapkan sesuatu yang indah di depan untuk ku sekarang aku hanya perlu memperbaiki diri yang kotor akan dosa ...

Tak usah kau tertunduk dan menyedihkan diri sendiri dan tak usah pula kau menjadi seseorang yg munafik karena sekarang kejujuran adalah hal yang paling mahal di dunia ini jika kau jujur sungguh kau lebih indah dan mahal daripada sebongkah berlian ...

Sekarang saatnya kita harus memiliki mimpi gapailah mimpi itu jangan pernah menyerah :)

" Senang dan Duka mu tak usah kau lupakan simpanlah sebagai kenangan ketika kau mengingatnya kembali itulah yang membuat mu tersenyum dan tertawa "

Perpisahan dan Kenangan

Ketika semua berlalu kurang lebih 1 setengah tahun kita bersama akhirnya kau mengucapkan kalimat perpisahan , sebuah kalimat yang tak pernah aku ingin ucapkan atau aku ingin dengar dari mu ...

Kurang lebih 2 minggu lalu jarak kita pernah sedekat matahari dan merkurius sekarang bagaikan matahari dan pluto ...

Tapi aku belajar banyak tentang rasa dari mu aku senang selama bersama kita saling percaya tak ada gangguan dr orang ketiga dalam hubungan walau sekarang entah bagaimana tapi aku dapat motivasi lebih untuk memperbaiki diri menjadi yang lebih baik ...

Tak ingin aku mengulangi kesalahan dan ingin ku untuk memperbaiki sikap agar menjadi pribadi yang lebih baik untuk esok hari dan seterusnya ...

Sebenernya ku ingin tetap berbagi tawa dan canda bersama mu, tangis dan air mata mu ingin selalu ku usap, walau nyata nya komunikasi pun sudah tidak kita lakukan ...

Pada akhirnya perpisahan pun terjadi aku harus mengikhlaskan mu aku tak pernah ingin menjadi sesuatu yang menekan hidup mu , kau tahu "Bahagia itu sederhana" itu adalah prinsip ku menjalani hidup. Jadi , menurut ku kesederhanaan itu dapat menjadi fleksibel seperti "aku pun harus bahagia melihat kau bahagia" ...

Sekarang kita harus sama sama bangkit mungkin banyak masalah yang datang kemarin menerjang kita bagaikan sebuah gelombang tsunami yang menerjang secara bertahap , tapi kita harus berbenah diri dan menyusun kembali hidup ini ...

Aku tahu aku salah dan menyesali kepergianmu walau penyesalan takkan pernah dapat memanggil nama mu untuk kembali lagi tapi aku bukan orang yang mau melupakan biarkan semua menjadi kenangan karna seseorang akan tetep hidup didalam kenangan orang lain , semoga tali silaturahmi dapat berjalan terus ...

Akhir nya aku hanya dapat mengucapkan maaf dan terima kasih banyak atas semua waktu dalam hidup mu yang kau luangkan bersama ku , aku tahu aku takkan dapat memberi kembali waktu mu itu . Semoga kau dapat lebih bahagia , kau dapat menjadi floor director , menjadi crew tv , menggapai semua mimpi mu, menjadi anak yang dibanggakan keluarga dan menjadi wanita yang berguna untuk nusa dan bangsa ...

Tulisan ini ku tulis di saat hujan turun untuk pertama kali nya sejak kita berpisah :(

Untuk mu, Septiani Rachmawati